Tips Memilih Keramik Lantai dan Dinding

Aplikasi keramik pada bangunan biasanya ditentukan sesuai dengan fungsi dan jenis ruang. Keramik sebagai ubin biasanya digunakan untuk lantai dan juga dinding dan bisa anda dapatkan di www.muliaceramics.com. Dengan karakter ruang yang berbeda, misalnya sebuah ruang yang seringkali tidak bisa dihindari karena keberadaannya pada kondisi yang lembab seperti kamar mandi, dapur, dan dinding bagian luar rumah. Dengan sifat keramik yang berglazure pada permukaannya memiliki tingkat porositas yang mendekati sempurna, sehingga mampu menahan resapan air ke dalam. selain itu, sifat yang licin memberikan keuntungan mudah untuk dibersihkan. Dalam memilih jenis keramik untuk dinding, sebagai pelapis yang bersifat tidak struktural, maka tingkat kekerasan keramik untuk dinding tidak perlu setingkat dengan keramik lantai. Secara umum ukuran keramik lantai dengan dinding adalah berbeda. Jika pada keramik lantai dibuat dengan bentuk bujur sangkar, maka keramik dinding berbentuk persegi panjang. Selain sebagai pembeda secara visual, efek yang ditimbulkan dari pemasanagn pada dinding secara horisontal atau vertikal memberi efek psikologis memperlebar atau mempersempit ruangan. Sedangkan dari segi estetika, keramik dinding dilengkapi dengan aksesori seperti listello atau relief. Listello merupakan aksen yang diaplikasikan pada tepi atau untuk memisahkan dua jenis keramik yang berbeda. Aksesori ini biasanya juga diaplikasikan sesuai dengan jenis ruangnya. Pada ruang dapur, listello diaplikasikan secara fleksibel, bisa untuk tepi atau relief yang didesain sesuai dengan tema. Sedangkan pada aplikasi kamar mandi listello digunakan untuk memisahkan sepertiga bagian dinding di bawah dengan dua pertiga bagian di atasnya. Dalam menentukan jenis keramik dinding, pilihlah yang memiliki permukaan berglazure dan kilap. Kriteria ini akan mempermudah proses pembersihannya. Misalnya pada dinding dapur yang seringkali terkena resiko cipratan minyak dan uap yang mengandung lemak akan menyebabkan permukan dinding menjadi kusam dan berlemak. Pembersihannya cukup mudah hanya dengan air sabun hangat, kemudian usapkan dengan kain pada dinding tersebut. Berikut ini beberapa tips yang dapat dipertimbangkan dalam memilih jenis keramik sesuai dengan aplikasi ruang. Keramik Lantai Pada bagian carport, pilihlah keramik yang berdaya beban tinggi, dengan pori-pori minim, ukuran sedang, permukaan bertekstur, dan tidak berkilap. Pada ruang garasi dapat dipilih keramik yang memiliki permukaan halus dan mudah dibersihkan. Pada teras dapat diaplikasikan jenis keramik dengan tingkat kehalusan permukaan yang sedang, antislip, dan mampu menahan beban sedang. Pada ruang keluarga atau indoor, sebaiknya pilihlah keramik yang berukuran besar dan berkilat. Sedangkan pada ruangan yang luas pilihlah keramik berukuran besar dan tidak bermotif. Keramik Dinding Jenis keramik dinding yang dipilih sesuaikanlah dengan fungsi ruangan, karena fungsi ruang tersebut akan menentukan desain, baik motif, pola, maupun tekstur, serta dimensi dari keramik. Keramik dinding tidak hanya diaplikasikan pada dinding kamar mandi dan dapur saja, akan tetapi dapat juga diterapkan pada ruangan lainnya. Sesuaikan Dengan Warna dan Tekstur Warna dan tekstur permukaan keramik merupakan daya tarik saat memilih keramik. Pada hunian, warna dan tekstur keramik pun menjadi daya pikat yag menentukan suasana secara keseluruhan pada ruangan. Sedangkan kombinasi warna biasanya ditentukan berdasarkan tema yang dihubungkan dengan fungsi ruang yang akan digunakan. Ruangan yang digunakan untuk aktivitas yang dinamis, seperti ruang bermain anak atau kamar tidur anak dapat diberikan warna yang dinamis pula. Kombinasi warna dapat dikreasikan tidak hanya dengan gradasi warna muda dan warna tua saja, akan tetapi lebih luas lagi dengan kombinasi warna yang lebih bervariasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *