Ini Bahayanya Kalau Kebanyakan Makan Udang

Cara Budidaya Udang Vaname merupakan salah satu kekayaan laut yang banyak terdapat di Indonesia. Selain dikonsumsi menjadi lauk pauk, udang juga dikonsumsi sebagai bahan makanan lain, contohnya terasi dan kerupuk. Selain lezat, kira-kira apa saja manfaat dan kandungan nutrisi dari udang, ya? Bolehkah makan udang sebanyak-banyaknya? Mari simak ulasan berikut ini.
Kandungan gizi dan manfaat makan udang

Salah satu manfaat makan udang adalah kandungan proteinnya yang termasuk rendah lemak. Dalam takaran 3 ons (kira-kira 15 sampai 16 udang besar) mengandung 101 kalori, 19 gram protein dan hanya 1,4 gram lemak total. Di dalam daging udang juga tersaji kandungan kalsium, potassium dan fosfor yang merupakan sumber vitamin A dan E baik untuk tubuh koinx.id.

Selain itu, lemak pada udang merupakan sumber lemak tak jenuh yang bagus untuk tubuh. Lemak tak jenuh dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah. Sama halnya dengan ikan, udang pun merupakan sumber makanan laut yang mengandung asam lemak omega 3. Lemak omega 3 alami diketahui dapat mengurangi peradangan dan risiko penyakit jantung

U.S Department of Agriculture menyarankan publik untuk makan minimal 8 ons makanan laut segar yang dimasak setiap beberapa kali dalam seminggu.
Bahaya makan udang kalau kebanyakan

Meskipun mengandung protein baik untuk tubuh, makan udang juga bisa mengandung kolesterol yang tinggi, lho! Seporsi kecil 3,5 ons udang memasok sekitar 200 mg kolesterol untuk tubuh dalam sekali makan. Bagi orang yang berisiko tinggi terkena penyakit jantung, angka ini berarti sudah memenuhi jatah asupan kolesterol untuk sehari penuh. Untuk orang lain, 300 mg kolesterol adalah batas wajarnya.

Selain itu, mengingat udang merupakan hasil makanan laut yang sering di ekspor-impor ke berbagai wilayah belahan dunia, terkadang dalam proses pengiriman udang, udang harus diawetkan menggunakan bahan-bahan tertentu. Salah satu pengawet yang digunakan untuk udang adalah 4-heksilresorinol, pengawet ini digunakan untuk mencegah perubahan warna pada udang.

Penelitian yang diterbitkan oleh American Chemical Society menemukan, bahwa 4-heksilresorinol ini juga mengandung zat xenoestrogen. Zat ini memiliki efek yang terbukti meningkatkan risiko kanker payudara wanita dan mengurangi jumlah sperma pada pria.

Sedangkan sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan di Environmental Health menemukan bahwa paparan lingkungan terhadap xenoestrogen dikaitkan dengan beberapa bahaya kanker seperti kanker paru-paru, ginjal, pankreas dan otak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *