Apa Itu Google Tag Manager?

By | November 17, 2020

Jasa SEO Jakarta Terbaik – Pernah bertanya-tanya mengapa website yang Anda kunjungi bisa menebak lokasi Anda dengan benar? Mari cari tahu lebih lanjut tentang fitur keren yang disediakan oleh Google Tag Manager ini, yang akan kami kupas tuntas di sini.

Selain itu, kami juga akan menjelaskan cara menambahkan Google Tag Manager ke website WordPress Anda.

Apa Itu Google Tag Manager?

Sebelum membahas alat yang disediakan oleh Google ini, mari kita cari tahu terlebih dahulu tentang teknologi tag.

Tag, yang merupakan nama singkat untuk pixel tag atau tracking pixel, adalah snippet kode HTML yang digunakan untuk memantau perilaku dan konversi pengguna.

Meskipun selalu ada di setiap website dan kampanye pemasaran email, Anda mungkin tidak bisa melihat tag karena ukurannya hanya 1×1 pixel.

Jadi, fokus utama tag memang bukan pada visibilitasnya.

Setiap tag memiliki link eksternal. Saat Anda mengunjungi website atau membuka email yang memiliki pixel tag, browser Anda akan secara diam-diam mengikuti link eksternal tersebut dan mentransmisikan data tertentu ke server.

Lihat contoh tampilan pixel tag dalam source code seperti di bawah ini:

<img style=”“position: absolute;” src=”“Tracking”>

Dengan semakin populernya teknologi tag di industri digital marketing karena kemampuannya memperoleh data secara diam-diam, saat ini ada banyak sekali perusahaan pihak ketiga yang menawarkan layanan pengelolaan tag.

Jadi, Google Tag Manager adalah produk yang disediakan Google untuk layanan ini.

Alat ini sering dikaitkan dengan Google Analytics karena berasal dari perusahaan yang sama. Ini dikarenakan Google Analytics menggunakan tag marketing yang disebut GA Tracking Code untuk memantau interaksi pengguna.

Meskipun Anda dapat menggunakan tag Google Analytics di situs Anda untuk melacak informasi umum seperti page view dan referal, Google Tag Manager bisa menyempurnakannya dengan menyediakan data perilaku pengguna yang memerlukan penggunaan pixel tag kustom.

Selain itu, Google Tag Manager juga kompatibel dengan tipe platform tag lainnya seperti Adobe Analytics, Google Ads, Facebook, dan Twitter.
Apa Saja Kegunaan Google Tag Manager?

Meskipun sering dikaitkan dengan Google Analytics, Google Tag Manager mampu menangani beberapa pixel tag sekaligus.

Dalam hal fitur, alat ini berfungsi untuk memudahkan proses penambahan tag, menetapkan aturan penerapan pixel tag, dan melakukan pengeditan global saat ada perubahan kode.

Nah, walaupun Google Tag Manager bisa membantu mengelola semua tag Anda, ada baiknya Anda tetap mencari tahu fitur setiap pixel tag, seperti fitur Facebook untuk penggunaan tag Facebook yang efektif, karena Anda harus menentukan data perilaku pengguna yang ingin diekstrak menggunakan metode ini.

Mengingat tag memiliki fungsi yang bisa melacak data perilaku, berikut adalah tipe data yang akan diperolehnya:

  • Tipe sistem operasi
  • Tipe website atau email yang digunakan (seluler atau desktop)
  • Alamat IP (Internet Service Provider dan lokasi)
  • Resolusi layar

Jika melihat sifat alami data, tidak heran mengapa Google Tag Manager kini banyak digunakan dalam digital marketing.

Anda mungkin sudah tahu bahwa data perilaku pengguna adalah hal yang sangat penting di dunia marketing karena bisa membantu kita mendapatkan insight berharga untuk menentukan kampanye pemasaran brand yang paling efektif.

Dibantu dengan teknologi tag, Anda tidak hanya bisa menjual produk untuk jangka panjang, tetapi juga bisa mengidentifikasi masalah yang menghambat proses bisnis. Kemudian, analitik akan membantu Anda melakukan growth hacking secara lebih efisien.

Secara teknis, pixel tag memungkinkan Anda memantau heat map yang memberikan data akurat tentang efisiensi website dalam menghasilkan traffic.

Data ini adalah input yang berguna untuk mengidentifikasi hal yang bisa ditingkatkan di situs Anda beserta caranya, juga untuk mengubah tantangan menjadi keuntungan dan Anda bisa menggunakan jasa seo indonesia optimaise.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *