Emereja.Com

Tips Ringan Bermanfaat

Senyum Petani Ketika Harga Cabe Mahal

  • Uncategorized
  • October 13, 2018
  • Comments Off on Senyum Petani Ketika Harga Cabe Mahal
Harga cabe rawit di pasaran ketika ini mencapai Rp 60.000 sampai Rp 70.000. Bahkan sebelumnya sempat mencapai Rp 90.000. Ketika harga cabe naik, salah satu yang diuntungkan ialah petani cabai.

Imam Badrus, Ketua Kelompok Tani Ketileng Makmur, Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, mengatakan, di ketika harga cabe tinggi, petani sangat diuntungkan.

Badrus menjelaskan, biaya produksi mulai pupuk sampai perawatan, tiap satu pohon ā€ˇmenghabiskan Rp 5.000. Satu pohon dapat menghasilkan 5-6 ons atau setengah kilogram cabai.

“Satu hektare lahan, jikalau di desa ini biasanya 18.000 pohon cabai. Beda dengan desa lainnya, ibarat di Wongsorejo, mungkin lebih banyak alasannya ialah jarak antar pohon lebih rapat,” kata Badrus.

Menurut Badrus dua ahad lalu, harga cabe dari petani mencapai Rp 50.000 perkilogram, sedangkan ketika ini telah turun menjadi Rp 45.000 perkilogram.

Apabila dihitung, biaya produksi satu hektare lahan cabe rata-rata Rp 90 juta. Dengan harga jual dari petani Rp 50.000 perkilogram, satu pohon cabe dapat menghasilkan Rp 25.000. Apabila 18.000 pohon cabe dapat menghasilkan Rp 450 juta.

Dengan demikian laba pemilik lahan cabe berlipat-lipat. Apabila dipotong biaya produksi, manfaatnya dapat mencapai Rp 360 juta.

“Kalau ditanya keuntungan, ya banyak banget. Alhamdulilah,” kata Badrus sambil tersenyum.

Badrus menyampaikan di kelompoknya menganjurkan mencari celah ketika menanam cabai. Panen bulan ini merupakan hasil tanam pada bulan Agustus sampai Oktober tahun lalu.

“Biasanya menjelang tahun gres harga cabe itu mahal, alasannya ialah banyak daerah-daerah lainnya telah melewati masa panen. Karena itu kami mengajurkan untuk menanam pada bulan Agustus sampai Oktober. Petani jagan latah, tapi harus tahu di mana celahnya,” tambah Badrus.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, meminta biar administrasi penanaman dijaga. Siklus harga cabe sudah diketahui, sehingga ketika menanam dapat diperkirakan masa panen ketika harga tinggi.

“Saat ini kita dapat lihat petani tersenyum alasannya ialah harga cabe mahal. Saya rasa administrasi di kelompok tani sudah bagus,” kata Anas.

Anas menyampaikan masa panen di Banyuwangi sudah sepanjang tahun. Karena banyak kawasan di Banyuwangi merupakan penghasil cabai, terutama Wongsorejo yang merupakan kawasan pusat cabai.


Sumber hargavalid.com

  • Published On : 1 month ago on October 13, 2018
  • Author By :
  • Last Updated : October 13, 2018 @ 12:21 pm
  • In The Categories Of : Uncategorized
  • Tagged With :
';