Emereja.Com

Tips Ringan Bermanfaat

3 Faktor Yang Pengaruhi Senang Tidaknya Seorang Anak

  • Pendidikan
  • September 5, 2018
  • Comments Off on 3 Faktor Yang Pengaruhi Senang Tidaknya Seorang Anak
Setiap orang renta niscaya ingin melihat anaknya senang dong ya, Bun. Bicara soal kebahagiaan pada anak, ada tiga faktor yang memengaruhi kebahagiaan seorang anak lho. Hmm, apa aja ya?

Psikolog Elizabeth Santosa dari Redaksi Danifin menjelaskan karakteristik anak sanggup memilih kebahagiaannya. Pada anak yang ‘dari sananya’ happy ia akan lebih gampang bahagia. Kita perlu ingat, kebahagiaan sendiri mempunyai banyak ekspresi.

Dari tawa, haru, bahkan ketika anak melaksanakan sesuatu yang nggak seharusnya namun ia merasa puas dan tertawa terbahak-bahak, itu sanggup dikatakan bahagia. Tapi, di beberapa momen kita jangan cuma lihat dari lisan anak untuk memilih ia senang atau nggak. Tapi lihat juga lingkungan menyerupai apa yang bikin anak bahagia.

“Artinya, anak itu senang alasannya ialah senang lihat orang lain jatuh, nyukurin orang, atau senang alasannya ialah bahagiain orang? Itu dulu yang dilihat. Ya, memang indikator utama anak senang itu dari ceria dan tawanya,” tutur psikolog yang erat disapa Lizzie di tengah program di bilangan Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Namun, kita juga jangan salah paham dan terlena ketika anak ketawa ternyata ia diperlakukan nggak seharusnya oleh teman-temannya. Misal, anak dikatai terbelakang atau dibully tapi ketawa-tawa aja.

“Belum tentu anak ini senang walaupun ketawa-tawa dan di rumah anak disayang orang tua. Ya pada dasarnya, kebahagiaan nggak cuma dari lingkungan orang renta tapi dari lingkungan lain juga,” tutur Lizzie.

Nah, Lizzie membagi 3 poin kebahagiaan anak yaitu:

1. Dari dalam diri anak (karakter anak).
2. Dari lingkungan orang tua.
3. Dari lingkungan utuh.

Bisa dibilang ketika huruf anak memang bahagia, ia lebih gampang merasa bahagia, Bun. Ketika orang renta sayang dengannya, anak juga bahagia. Lalu gimana lingkungan anak apakah menciptakan mereka bahagia. Meski untuk lingkungan perlu dilihat lagi apa memang masuk akal anak merasa senang ketika ia berada di lingkungan menyerupai itu.

“Nggak semua poin tersebut harus sanggup bikin anak bahagia. Namun, setidaknya dari satu di antara tiga poin tersebut anak sanggup menerima kebahagiaan. Anak tak perlu disukai semua orang dan punya sahabat banyak yang penting anak mau terbuka dan berani aja dulu,” kata Lizzie.

  • Published On : 2 months ago on September 5, 2018
  • Author By :
  • Last Updated : September 5, 2018 @ 5:44 am
  • In The Categories Of : Pendidikan
  • Tagged With :
';